Willy Sagnol Diamkan Zidane 2 Tahun Setelah Insiden Kartu Merah Piala Dunia 2006

Willy Sagnol Diamkan Zidane 2 Tahun Setelah Insiden Kartu Merah Piala Dunia 2006 Mantan bek Timnas Prancis, Willy Sagnol, mengungkapkan cerita terpendam seputar Piala Dunia 2006. Dia mengaku mendiamkan rekan setimnya kala itu, Zinedine Zidane, sepanjang dua th. sesudah laga final Piala Dunia 2006 kontra Italia.

Sagnol marah pada Zinedine Zidane sebab insiden kartu merah yang diterimanya. Zidane diganjar kartu merah sesudah menanduk bek Timnas Italia, Marco Materazzi, di final. Italia kelanjutannya menjuarai Piala Dunia 2006 sesudah memenangi adu penalti.

"Setelah pertandingan, di ruang pindah Zidane IDN Poker Online minta maaf," kata Willy Sagnol kepada Radio Montecarlo, layaknya dilansir Football Italia, Sabtu (11/4/2020).

"Tapi aku tidak terima keinginan maafnya. Saya tak idamkan berkata kepadanya. Itu bukan kala yang tepat. Terlalu banyak kekecewaan," imbuh mantan pemain Bayern Munchen tersebut.

Willy Sagnol terasa frustrasi berat bersama dengan kekalahan menyesakkan Timnas Prancis itu. Dia melampiaskan kekecewaan bersama dengan caranya sendiri.

"Saya pergi ke kamar mandi dan mengisap 250 batang rokok didalam 10 menit. Saya (Sagnol dan Zinedine Zidane) tidak berkata sepanjang dua th. sesudah itu," imbuh Sagnol.

Perselisihan kedua pemain berikut mereda sejalan berjalannya waktu. Sagnol mengaku hubungannya bersama dengan Zinedine Zidane udah pulih.

"Pada 2008 aku menikah. Istri aku bilang untuk mengundangnya. Saya meneleponnya dan kita nikmati snack bersama pada pagi hari. Kami nikmati obrolan yang bagus," ungkap Sagnol.

Insiden kartu merah Zinedine Zidane pada final Piala Dunia 2006 berikut sebenarnya berimbas fatal bagi Timnas Prancis. Apalagi, kala itu Zidane merupakan bintang utama Les Bleus.

Sumber: Football Italia

logo

Tags: #Willy Sagnol