Beberapa Pemain Bola yang Kisah Patut Dijadikan Film

123 views

Menjadi pemain sepakbola ahli mungkin menjadi cita-cita dari banyak anak kecil didunia. akan tetapi, tak seluruh dari mereka berhasil mewujudkan impiannya. Ada juga yang berhasil, akan tetapi tak semudah dan secepat itu Bilamana dibanding pemain lain.

layaknya, Cristiano Ronaldo yang telah melesatkan film dokumenter biografinya, serta juga Pele yang mempunyai film yang mengucapkan suatu kisah tentang ceritanya, sebanyak pemain cerita dan perjuangannya masing-masing layak untuk diangkat ke layar lebar.

selanjutnya ialah 10 pemain yang cerita hidupnya dapat dijadikan film layar lebar:
10. Nicklas Bendtner

sesudah didatangkan ke tim junior Arsenal dari FC Copenhagen, Bendtner sempat digadang-gadang akan menjadi pemain bintang. akan tetapi, sikap dan perilaccountya yang jelek bikin dirinya jauh dari kata level top. Tingkah-tingkahnya yang konyol bikin dirinya sering ditendang dari beragam Club.

‘From Zero to Zero’, mungkin menjadi judul film yang pas. Dikemas genre komedi terlihatnya cocok untuk mengangkat ceritanya.
9. Wayne Rooney

Kapten dan top skor sepanjang masa Manchester United serta kapten dan top skor sepanjang masa tim nasional inggris. cerita Wayne Rooney terlihatnya perlu diangkat ke layar lebar mengingat jasa dan peran sertanya di level Club dan timnas.

Hattrick yang mempercantik debutnya United ke gawang Fenerbache menjadi awal bagus dalam filmnya nanti.
8. Francesco Totti

“The Roma Prince”, mungkin ialah judul film yang pas untuk mengucapkan suatu cerita ekspedisi Francesco Totti di AS Roma. lakukan belaan AS Roma dari awal kariernya hingga sekarang ini, bikin dirinya menjadi salah satu pemain yang mendapat banyak respek banyak pihak.

Menjadi Sang Juara Serie A italia musim 2000/01 ialah pencapaian paling baik Totti AS Roma.
7. Paolo Maldini

mempunyai cerita yang sama juga Francesco Totti, Paolo Maldini juga cuma berkarier di satu Club, yakni AC Milan. tidak sama juga Totti yang cukup disukai oleh para fans Roma, Maldini tak disukai oleh seluruh penggemar Rossoneri. ia sempat beradu mulut Curva Sud Milano.

Para supporter garis keras itu menganggap Maldini Selayak pemain yang arogan dan durhaka oleh sebagian mereka yang menganggap berjasa besar atas besarnya nama Milan. PeriPerihal ini disebabkan dijualnya tiket final Champions League 2004/05 oleh supporter garis keras itu harga yang mahal.

“The Rebellion Rossoneri” cocok menggambarkan kemahsyuran karier Maldini dalam 24 tahunnya kenakan seragammerah hitam.
6. Fernando Torres

Menjadi salah satu pemain yang mutunya dinilai cuma di bawah duo Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Fernando Torres pernah mendapat nominasi Ballon D’Or pada tahun 2008. Ketajamannya di Atletico Madrid menjadikannya diboyong oleh raksasa Premier League, Setan Merah atau Setan Merah atau Liverpool.

ceritanya pun tetap sama di Anfield, memberi ancaman ke gawang lawan di setiap kompetisi yang ia mainkan. akan tetapi tidak sama juga ceritanya Chelsea dan AC Milan yang redup. Torres jarang dibikin main dan sering mencampakkan peluang, walau ia tetap menggapai gelar-gelar prestisius layaknya Champions League 2011/12.

Kariernya kini kembali pulih Club kesayangannya, Atletico Madrid. cerita perjuangannya untuk tak menyerah walau sudah dibuang, bisa menjadi inspirasi pemain lain.
5. Radamel Falcao

cerita Radamel Falcao datang dari Club Argentina, Rivel Plate. ia lantas berlabuh di FC Porto pada tahun 2009. ia pun menjadi salah satu tukang serang paling baik di tanah Eropa, bahkan dunia selama di Eropa. akan tetapi, pada waktu itu cedera yang menimpanya pada 2014, kariernya mulai alami penurunan.

Dipinjamkan ke Manchester United dan Chelsea oleh Monaco tak bikin hidup kembali kariernya. Bahkan ia jarang mendapat menit bermain di inggris. akan tetapi, perihal tersebut tak menjadikannya menyerah. Kembali ke Monaco, ia kembali tunjukkan ketajamannya.

ceritanya ini sama juga Fernando Torres, akan tetapi Club yang mengobati kariernya bukanlah Club masa kecilnya.
4. Zlatan ibrahimovic

Tak perlu penjelasan panjang lebar untuk menyebutkan bahwa cerita ibrahimovic perlu diangkat ke layar lebar. Bermain di Club-Club besar Eropa dan terus tampil tajam serta tetap, serta saran-sarannya yang terkadang-kadang-kadang-kadang mengajak kontroversi.

Sudah melemparkan buku autobiografinya, cerita Zlatan pasti menarik untuk disaksikan di layar lebar.
3. Ronaldinho

Meniti karier dari jalanan Brasil, berangkat bermodalkan talenta ke Eropa, Ronaldinho ialah salah satu legenda hidup sepakbola. Permainannya yang mengajak decak kagum ialah hal yang sedap untuk disaksikan, pada waktu itu bentuk rupanya berada di puncak.

sesudah pindah kembali ke Brasil, Ronaldinho mulai kembali ke dunia malam dan kurang menghargai manusia di sekitarnya. ia pun kalah situasi dan harus diputus perjanjiannya oleh beberapa Club.

Cerita hidupnya cukup bagus diangkat ke layar lebar untuk memberi ingatan para pemain muda yang telah bersinar untuk tak cepat puas.
2. Jamie Vardy

“From Zero to Hero: The Fairytale of Jamie Vardy”

Judul diatas mungkin tepat untuk dijadikan judul film yang akan ditayangkan Bilamana mengangkat cerita Jamie Vardy. Bertualang dari Club non-liga hingga menjadi juara Premier League 2015/16 Leicester City, cerita Vardy bak Cinderela yang mendapat pangeran.

Dirinya yang juga menangkis Arsenal untuk bertahan di Club yang membawanya untuk setenar sekarang ini juga perlu diacungi jempol, walau kini The Foxes tengah terpuruk di liga.
1. Lionel Messi

Pemain paling baik sepanjang masa, jika melihat berhasil menggapai pribadinya baik Club maupun negaranya. menggapai segudang prestasi pribadi serta Club, Lionel Messi ialah (salah satu) pemain paling baik di eranya.

Berawal dari penawaran Barcelona untuk menanggulangi masalah hormon perkembangannya hingga kini menjadi pemain yang senantiasa menjadi pembeda di kompetisi, cerita Messi bagus untuk dijadikan inspirasi layar lebar.

Cristiano Ronaldo yang ‘baru’ menggapai empat gelar Ballon D’Or saja sudah ada filmnya, Messi kapan?

logo